Kamis, 04 Juni 2009

SOSIALISASI GLOBALISASI


Globalisasi merupakan bencana yg sangat membahayakan dunia , masyarakat harus mengenal atau mengetahui penyebab -penyebab terjadinya globalisasi .Dengan begitu kita dapat mengurangi apa yang menyebabkan terjadinya globalisasi, karena sebagian besar penyebab


globalisasi adalah karena masyarakat kurang tahu bagaimana globalisasi itu sendiri bisa terjadi .


Mereka sering membangun rumah kaca untuk tanaman mereka ,dan jika mereka orang yg mempunyai modal yg besar mereka pasti ingin membangun sebuah pabrik yg menguntungkan untuk mereka dan menghasilkan banyak uang bagi mereka .Sosialisasi ini ditujukan untuk masyarakat yg belum mangenal atau mengetahui bahaya dari globalisasi ini .

PUISI

Dunia terlihat suram
Bencana demi bencana
Mulai berdatangan
Tak ada KEBAHAGIAAN
Hanya tinggal TANGISAN
Hati merintih kesakitan
Melihat KORBAN berjatuhan
Menyesali segala perbuatan
Waktu tak dapat diulang
Kini hanya tinggal kenangan
Renungan demi renungan
Membekas didalam hati
Mempertanyakan kesalahan -kesalahan
Mengapa ini terjadi
Ini terjadi karena
Ulah kiata sendiri

Selasa, 02 Juni 2009

MANFAAT HUTAN


Hutan merupakan paru-paru dunia yang sangat panting dn harus dijaga kelestariannya .Maka apabila hutan-hutan terus-terusan ditebangi tanpa adanya reboisasi atau penghijauan lama-kelamaan hutan akan musnah dan hanya akan meninggalkan cerita .

Selasa, 26 Mei 2009

MENCEGAH GLOBALISASI




Hutanku mulai gundul tak ada yang tersisa hanya tinggal kayu-kayu yg telah mati sebagai saksi atas perilaku tangan-tangan jahil perusak alam .Semua telah rata dengan tanah hanya tinggal gedung tinggi menjulang ke langit angkasa.Hatiku mulai miris , pedih rasanya hatiku melihat keadaan alam yang sangat memperihatinkan.Padahal pada tahun ini terjadi bencana besar yaitu globalisasi yang dapat marusak keadaan bumi kita ini .Globalisasi disebabkan oleh efek rumahkaca ,limbah pabrik,dan hutan gundul .

GLOBALISASI


Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan
internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara
adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

[sunting]